
Seni hadrah adalah kesenian musik religi Islam tradisional yang memadukan tabuhan alat perkusi (rebana) dengan lantunan syair pujian dan salawat kepada Nabi Muhammad SAW. Kesenian ini berfungsi sebagai media dakwah, hiburan, dan sarana untuk menumbuhkan kecintaan spiritual kepada Allah dan Rasul-Nya dalam berbagai acara keagamaan.
Aspek utama dari seni hadroh meliputi:
-
- Alat Musik: Didominasi oleh rebana atau terbang dengan berbagai ukuran. Terdapat rebana besar (bass) yang menjaga tempo/ketukan dasar, rebana kecil untuk variasi ritme, serta tambahan instrumen seperti tamborin.
- Syair dan Vokal: Melantunkan puji-pujian, doa, maupun penggalan kitab sejarah seperti Maulid Simtudduror, Diba’, atau Al-Barzanji.
- Perkembangan di Indonesia: Hadrah dibawa oleh para ulama dan pedagang dari Timur Tengah. Di Indonesia, seni ini sangat lekat dengan budaya masyarakat Nusantara, di mana kelompok hadrah sering tampil dalam perayaan Maulid Nabi, pernikahan, hingga penyambutan tamu kehormatan